IFRS DAN KETENTUAN PERPAJAKAN DI INDONESIA

Explore Training Details Below

Silabus

Durasi : 08.30 - 16.30 WIB

DESKRIPSI

International Financial Reporting Standard (IFRS) merupakan standar akuntansi keuangan internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Sebagai negara anggota G-20, Indonesia berkomitmen untuk mengadopsi IFRS dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Tahun 2012 merupakan tahun pertama kali penerapan PSAK yang telah mengadopsi seluruh standar dalam IFRS.

Penerapan IFRS dapat menimbulkan dampak perpajakan karena adanya perbedaan karakteristik IFRS dengan ketentuan perpajakan Indonesia, misalnya dalam hal penggunaan estimasi pada akun-akun tertentu dan penerapan nilai wajar dalam penilaian asset tetap.
Melalui Workshop PerpajakanIFRS vs Ketentuan Perpajakan Indonesia ini diharapkan para peserta dapat memahami perbedaan karakteristik IFRS vs Ketentuan Perpajakan Indonesia serta dampak penerapan IFRS bagi pelaporan pajak perusahaan.  Selain itu, pemahaman yang memadai mengenai karakteristik IFRS ini dapat dimanfaatkan oleh Wajib Pajak sebagai salah satu cara untuk merencanakan perpajakannya (tax planning) dengan baik.

MATERI

1. IFRS

  • Pengertian IFRS
  • Konvergensi IFRS
  • Karakteristik IFRS
  • Perubahan PSAK karena adopsi IFRS
  • SAK ETAP

2. Ketentuan pelaporan keuangan menurut perpajakan

  • Kewajiban pembukuan
  • Pengertian laporan keuangan
  • Karakteristik laporan keuangan
  • Prinsip-prinsip perpajakan

3. IFRS vs Ketentuan Perpajakan

  • Mata uang pelaporan
  • Estimasi
  • Nilai wajar
  • Revaluasi

4. Penurunan nilai

  • Sewa
  • Umur manfaat
  • Pihak berelasi

5. SAK ETAP vs Ketentuan Perpajakan

PESERTA
Manager, Staff bagian Finance, Accounting, Perpajakan , Audit

METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi

Trainer : Spectracentre Trainer Team

Tanggal Training

Kamis - Jum'at , 24 Oktober 2019 - 25 Oktober 2019

Investasi

Rp.4,500,000

Form Pendaftaran