Procurement Best Practice Management (5 Days)

Explore Training Details Below

Silabus

DESCRIPTION

Purchasing & Procurement (Pengadaan) adalah mendapatkan barang, jasa atau pekerjaan dari sumber eksternal. Hal ini akan menguntungkan jika yang diperoleh adalah barang, jasa atau pekerjaan yang tepat dan dibeli dengan biaya yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan pembeli dilihat dari segi kualitas dan kuantitas, waktu, dan lokasi. Perusahaan dan badan-badan publik sering mendefinisikan proses dimaksudkan untuk mempromosikan kompetisi yang adil dan terbuka untuk bisnis mereka dan meminimalkan terjadinya fraud dan kolusi.

Dalam setiap aspek Business Procurement Management dapat menghemat atau memboroskan. Ini merupakan satu-satunya cara yang diperlukan melalui proses Procurement Management untuk memperoleh barang dan jasa dari luar organisasi pelaksana.

Selanjutnya, proses procurement management merupakan tehnik dimana barang yang dibeli dari pemasok eksternal. Proses Procurement Management meliputi pengelolaan pemesanan, penerimaan, review dan persetujuan barang-barang dari pemasok. Hal ini juga menentukan bagaimana hubungan pemasok akan dicapai untuk memastikan tingkat layanan yang diterima.

Untuk merealisasikan proses procurement secara efektif dan efisien Pemimpin tim Kerja termasuk Manager & Junior manager , adalah ujung tombak di lini depan organisasi yang dipercaya untuk merealisasikan rencana pembelian  dengan mendayagunakan semua sumber daya bahan baku, waktu, anggaran, dan tenaga kerja.

Untuk mencapai hal tersebut diantaranya dibutuhkan kemampuan untuk mengelola manajemen logistik, khususnya dalam kaitan dengan warehouse, supply chain & Procurement dalam logistik perusahan , serta bagaimana membangun strategi dan prosedur operasional untuk pengelolaan transportasi dan logistik termasuk penggunaan teknologi informasi. Hal tersebut digunakan untuk memberikan keunggulan dalam memenangkan persaingan dengan penerapan sistem kualtas pelayanan transportasi dan logistik dengan baik. Untuk menunjang kegiatan supply vendor harus dimanajemeni dengan baik, Karena vendor adalah kepanjangan dari bisnis kita maka produk yang dihasilkan oleh vendor minimal dapat memenuhi harapan atau lebih, kerena akan ada dampak yang terjadi dengan bisnis kita apabila terjadi ketidak sesuaian produk seperti : reject, delivery delay, vendor yang kurang responsive harga yang tidak kompetitif membawa dampak besar terhadap operasi perusahaan,

team procurement/purchasing perlu menerapkan metode vendor management yang strategik untuk menciptakan hubungan kerja berkelanjutan dengan para supplier/vendor, dengan prinsip yang saling mendukung bahkan mampu membangun semangat perubahan dengan cara memberikan support dalam melaksanakan cost reduction, sehingga pola kerja sama yang dibangun dengan vendor melalui program jangka panjang dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Pelatihan ini akan membantu peserta dalam memahami fungsi dari pengelolaandan standar operasional logistik, transportasi, supply chain dan gudang serta pengaruhnya dalam meningkatkan efisiensi operasi dan proses purhasing dan procurement serta vendor management dalam logistik.

Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan teknik-teknik praktis yang dapat langsung dipraktekkan ditempat kerja.

 

 SASARAN PROGRAM

  1. Membekali team procurement dalam hal pengetahuan terhadap produk, komunikasi dalam menyamakan persepsi, negosiasi, dan kegigihan dalam memperjuangkan kepentingan perusahaan.
  2. Sebagai bagian yang berkaitan dengan pembelian barang maka Procurement diharapkan memiliki pengetahuan terhadap produk agar meminimalisir kesalahan dalam pemesanan barang.
  3. Procurement diharapkan memiliki kemampuan negosiasi pada pihak supplier dengan tujuan efisiensi dan efektivitas.
  4. Dalam berkomunikasi, Procurement diharapkan gigih memperjuangkan kepentingan perusahaan yang kadang dilupakan atau disepelekan supplier.
  5. Supply chain & Procurement Management, Konsep procurement, Tujuan pengadaan barang, Supply positioning model dan Bagaimana menurunkan resiko
  6. Warehousing ManagementDefinisi warehouse, Mengapa perlu Warehouse , Macam-macam Warehouse, Biaya persediaan Proses Warehouse yang efektif
  7. Membekali team procurement dalam hal pengetahuan terhadap produk, komunikasi dalam menyamakan persepsi, negosiasi, dan kegigihan dalam memperjuangkan kepentingan perusahaan.
  8. Sebagai bagian yang berkaitan dengan pembelian barang maka Procurement diharapkan memiliki pengetahuan terhadap produk agar meminimalisir kesalahan dalam pemesanan barang.
  9. Procurement diharapkan memiliki kemampuan negosiasi pada pihak supplier dengan tujuan efisiensi dan efektivitas.
  10. Dalam berkomunikasi, Procurement diharapkan gigih memperjuangkan kepentingan perusahaan yang kadang dilupakan atau disepelekan supplier.
  11. Pengelolaan Inventory dengan 5S dan visual management Dampak penerapan 5S & Misi penerapan  dan implementasi penerapan 5S dalam inventory
  12. Penerapan Sytem Kualitas Logistic & Transportasi Manajemen distribusi dan transportasi, Mode Trasportasi , Pertimbangan ekonomis dala trasportasi, Parameter kualitas Logistic Transportation
  13. Lean Procurement  Filosofi Lean procurement, Biaya yang tibul akibat proses tidak ramping, Value definition, Waste Eleimination dalam proses procurement
  14. Negotiation Strategy Buying Risk Assesmment,Tahapan proses negosiasi dan The Games Theory
  15. Vendor Management & Partnershi, Jit Partnership, Pengembangan vendor, Pemilihan vendor, Pengembangan vendor, Implementasi jisuken, Metode penilaian vendor
  16. Pengukuran Kinerja Manajemen logistik dengan Balanced Scorecards, Mengenal pengukuran kinerja dengan balanced scorecards, Perumusan perspektif kinerja keuangan, pelanggan, proses bisnis internal dan pembelajaran pertumbuhan, Perumusan KPI (Key Performance Indicator) untuk mengukur kinerja sistem manajemen logistic

 

Rundown Hari ke 1

NO

WAKTU

MATERI

1

8.30 – 10.00

Procurement vs purchasing Management

  1. Mengapa pengadaan itu penting 
  2. Tujuan fungsi pembelian
  3. Procurement & Purchase Principles
  4. Procurement Cycles
  5. Supply positioning model
  6. Implementasi Strategic Procurement

2

10.0 – 10 .15

Coffe Breake

3

10.15 – 12.00

Total cost of ownership Menyusun Spesifikasi Teknis

  1. Manfaat dan pentingnya spesifikasi
  2. Deskripsi elemen spesifikasi
  3. Pertimbangan dalam menyusun spesifikasi
  4. Spesisikasi barang dan jasa
  5. Latihan SIPOC diagram
  6. Latihan Menentukan kritikal proses spesifikasi teknis untuk kebutuhan negosiasi

4

12.00 – 13.00

Isoma

5

13.00 – 15.00

 Negotiation Strategy

  1. Buying risk Assessment
  2. Tahapan proses negosiasi
  3. Persiapan negosiasi
  4. Teknik negosiasi yang manipulatif
  5. The Games theory
  6. Bargaining offer vs tricky offer 

6

15.00 – 15.15

Coffe Breake

 

15.15 – 16.30

Smart Buying

  1. Smart buying Concept
  2. Order requistion review
  3. Product & Services life Cycle’s
  4. Pre Sourching strategy
  5. Sourching Benchmark
  6. Smart buying Concept

 

Rundown Hari ke 2

NO

WAKTU

MATERI

7

8.30 – 10.00

Procurement plan & Assesment Methods

  1. Perubahan paradigma procurement
  2. Menentukan potensi kinerja
  3. Kemampuan dan motivasi vendor
  4. Contrac Continuum
  5. Cost Cutting vs Cost reduction
  6. Pengembangan vendor
  7. Strategy procurement 

8

10.0 – 10 .15

Coffe Breake

9

10.15 – 12.00

Vendor Evaluation

  1. Vendor evaluation program
  2. Klasifikasi kriteria seleksi
  3. Evaluasi Tahapan awal
  4. Evaluasi seleksi tahapan tengah
  5. Evaluasi seleksi tahapah akhir

10

12.00 – 13.00

Isoma

11

13.00 – 15.00

 Vendor Key Performance Indicator

  1.  Penjabaran KPI
  2. Key performance Indicator
  3. KPI Product Vendor
  4. Membangun strategy Inisiatif Vendor
  5. Meeting evaluasi vendor

12

15.00 – 15.15

Coffe Breake

13

15.15      – 16.30

Kualitas pelaksanaan kontrak dan management resiko

  1. Kontrol terhadap mutu hasil kerja
  2. Resiko kontrak
  3. Gejala munculnya resiko
  4. Pelaksanaan penanganan resiko
  5. Faktor penyebab resiko awal
  6. Komponen biaya tak terduga
  7. Jenis Claim dan penangananan Claim

 

Rundown Hari ke 3

NO

WAKTU

MATERI

2

08.30      – 10.00

2. Warehousing Management

  1. Definisi warehouse
  2. Mengapa perlu Warehouse
  3. Macam-macam Warehouse
  4. Biaya persediaan
  5. Proses Warehouse
  6. Pengendalian penyimpanan
  7. Warehouse yang Effective
  8. Tantangan pergudangan
  9. Penerapan 5S di Warehouse

3

10.0 – 10.15

Coffee Break I

4

10.30– 12.00

2. Standard Operational Procedure for Transportation & Logistics Company

  1. Dampak proses kerja tanpa standar
  2. Bagaimana proses dijanlankan
  3. Menetapkan aliran proses kerja Transport & Logistic
  4. Panduan menentukan proses penting dalam SOP transportation & Logistic

Metode Menulis urutan kegiatan SOP dengan WHW 

5

12.00 – 13.00

Break Lunch

6

13.00– 15.00

3. Pengelolaan Inventory dengan 5S dan visual management

  1. Dampak penerapan 5S
  2. Misi penerapan  dan implementasi penerapan 5S dalam inventory
  3. S1 (Sieiri ) Ringkas
  4. S2( Seiton ) Rapi
    1. 53( Seiso ) Resik
    2. 2 Aplikasi Management Visual dalam  penyimpanan barang
    3. Visual Management
    4. Visual Indicator
    5. Visual Device
      1. Visual signal

7

15.00 – 15.30

Coffee Break II

8

15.30 – 16.30

4. Penerapan Sytem Kualitas Logistic & Transportasi

  1. Manajemen distribusi dan transportasi
  2. Mode Trasportasi
  3. Pertimbangan ekonomis dala trasportasi
  4. Ide pemilihan pengadaan transportasi
  5. Pelanggan membeli Big Q
  6. Parameter kualitas Logistic Transportation

 

Rundown Hari ke 4

NO

WAKTU

MATERI

9

8.30 – 10.00

5. Lean Procurement

  1. Filosofi Lean procurement
  2. Biaya yang tibul akibat proses tidak ramping
  3. Value definition
  4. Waste Eleimination dalam proses procurement

10

10.00 – 10.15

Coffe Breake 2

11

10.15 – 12.00

6.  Negotiation Strategy

  1. Buying Risk Assesmment
  2. Tahapan proses negosiasi
  3. Persiapan
  4. Pembukaan negosiasi
  5. The Games Theory

12

12.00 – 13.00

Break Lunch

13

13.00 – 15.00

7. Vendor Management & Partnership

  1. Jit Partnership
  2. Pengembangan vendor
  3. Pemilihan vendor
  4. Pengembangan vendor
  5. Implementasi jisuken
    Metode penilaian vendor

 

14

15.00 – 15.15

Coffe Breake

15

15.15 – 16.30

8.Pengukuran Kinerja Manajemen logistik dengan Balanced Scorecards

  1. Mengenal pengukuran kinerja dengan balanced scorecards
  2. Perumusan perspektif kinerja keuangan, pelanggan, proses bisnis internal dan pembelajaran pertumbuhan
  3. Perumusan KPI (Key Performance Indicator) untuk mengukur kinerja sistem manajemen logistic

 

Rundown Hari ke 5

NO

WAKTU

MATERI

9

8.30 – 10.00

3. Cost of Quality by Vendor

  1. Supplier relationship
  2. Biaya material
  3. Cost of Quality By Vendor
  4. Mengukur dan mengendalikan COQ
  5. Prinsip penurunan biaya
  6. Strategy cost reduction
  7. Jenis Waste yang terjadi di Vendor

Film pemborosan

10

10.00 – 10.15

Coffe Breake 2

11

10.15 – 12.00

6. Vendor Audit Program

  1. Tujuan kegiatan audit
  2. Peniaian sesaui belum tentu efektif
  3. Perencanaan audit
  4. Membuat jadwal audit vendor
  5. Program audit vendor
  6. Latiahan membuat program audit
  7. Pemilihan auditor team
  8. Persiapan audit
  9. Tujan check list audit
  10. Kriteria yang di evaluasi
  11. Rule play audit vendor

12

12.00 – 13.00

Break Lunch

13

13.00 – 15.00

7.Perencanaan dan pengendalian Biaya Operasi

  1. Tradisional VS ABC Base Costing
  2. Tingkatan aktifitas
  3. Pentingnya menetapkan spesifikasi dalam penentuan harga
  4. Identifikasi kebutuhan dengan 4W 1H
  5. Pengendalian biaya Over head
  6. Menentukan critical Factor penentuan Biaya

 

14

15.00 – 15.15

Coffe Breake

15

15.15 – 16.30

8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bidang Logistik

  1. Maintenance Logistic
  2. Pemeliharaan material
  3. Perawatan alat transportasi
  4. Kecelakaan dari Prilaku beresiko
  5. Kasus kecelakaan
  6. Safety Trianggle
  7. MSDS
  8. Material Handling
  9. Penyebab terjadinya Cidera

 

 

Trainer : Spectracentre Trainer Team

Tanggal Training

Senin - Jum'at , 14 Oktober 2019 - 18 Oktober 2019

Investasi

Rp.10,000,000

Form Pendaftaran