Design Thinking for Innovation ( 2 Days )

Explore Training Details Below

Silabus

Durasi : 08.30 - 16.30 WIB

Siapa Yang Perlu Ikut

Semua pelaku organisasi yang ingin berinovasi dalam produk / jasa yang dihasilkannya.

Deskripsi Program Pelatihan

Dalam era disrupsi ini, dimana perubahan berlangsung begitu cepat, inovasi menjadi salah satu keahlian yang diperlukan semua pelaku organisasi. Perbaikan dan inovasi menjadi sebuah makanan sehari-hari yang diperlukan untuk menjaga organisasi tetap efektif dan efisien dalam mencapai tujuannya. Design Thinking merupakan serangkaian pola pikir dengan 5 tahapan action plan yang akan membantu para pelaku organisasi dari berbagai lini perusahaan untuk mampu memecahkan permasalahan, meningkatkan kepuasan atau pengalaman pelanggan atau menelurkan sebuah inovasi yang tepat. Kelima tahapan ini adalah Empathize (berempati terhadap user), Define (memilih arahan desain), Ideate (menghasilkan dan memilih ide), Prototype (membuat purwarupa dari ide) dan Test (mendapatkan umpan balik). Kelima tahapan ini merupakan proses yang iteratif, dimana ide akan terus diuji dan disempurnakan sebelum diwujudnyatakan menjadi sebuah produk/jasa baru atau sebuah kebijakan baru.

Manfaat Apa Yang Anda Peroleh

Setelah selesai mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memperkenalkan konsep inovasi bisnis berbasis sudut pandang pelanggan.
  • Memberikan perangkat aplikatif untuk melahirkan inovasi dalam dunia bisnis.
  • Mengajarkan teknik menggali insight terdalam dari pelanggan.
  • Mengajak Anda untuk berpikir kreatif.
  • Melatih koloborasi dalam kelompok.
  • Menggunakan konsep bermain untuk memecahkan solusi dan menciptakan inovasi.
  • Memotivasi untuk segera memulai tindakan, tidak takut akan kesalahan, dan terbuka untuk segala kemungkinan yang ada.
  • Memahami 5W&1H tentang Design Thinking
  • Mampu mengaplikasikan kelima tahap Design Thinking dalam memecahkan masalah atau menelurkan ide baru bagi organisasi

Materi Pelatihan

Apa Saja Yang Dibahas

1. Organisasi Design Thinking

2. Aplikasi tahap Empathize

Ketika sudah mengetahui user atau pengguna yang akan dituju, maka seorang desainer perlu mengetahui pengalaman, emosi, dan situasi dari si pengguna. Mencoba menempatkan diri sebagai pengguna sehingga dapat benar-benar memahami kebutuhan pengguna. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi kehidupan pengguna, dan cara lainnya.

3. Aplikasi tahap Define

Setelah desainer mengerti kebutuhan pengguna, maka desainer perlu menggambarkan sebuah ide atau pandangan user yang akan menjadi dasar dari produk atau aplikasi yang akan dibuat. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat list kebutuhan user dan menggunakan pengetahuan mengenai kondisi yang sedang terjadi.

4. Aplikasi tahap Ideate

Dengan kebutuhan yang ada, maka desainer perlu menggambarkan solusi yang dibuthkan. Hal ini dapat dilakukan melakukan evaluasi bersama tim desain dengan menggabungkan kreativitas dari masing-masing desainer.

5. Aplikasi tahap Prototype

Ide yang sudah ada sebelumnya maka perlu langsung diimplementasikan dalam sebuah aplikasi atau produk uji coba. Perlu dihasilkan sebuah produk nyata dan kemungkinan skenario penggunaan.

6. Aplikasi tahap Test

Dari produk atau aplikasi uji coba yang sudah dibuat, maka akan dilakukan sebuah percobaan dengan pengguna. Dari pengalaman pengguna dalam menggunakan produk uji coba, maka akan didapatkan masukkan untuk membuat produk yang lebih baik dan melakukan perbaikan pada produk yang ada.

Trainer : Spectracentre Trainer Team

Tanggal Training

Kamis - Jum'at , 25 Juli 2019 - 26 Juli 2019

Investasi

Rp.5,000,000

Form Pendaftaran